28 oktober 2011, MANA SUMPAHMU …. PEMUDA

MANA SUMPAHMU, HAI… PEMUDA Banyak sampah eh… sumpah kita dengar dalam kosa kata kehidupan sehari hari, seperti sumpah setia CPNS, sumpah jabatan bagi yang akan menjabat atau meneruskan jabatan di pusat–pusat kekuasaan, sumpah mengatakan dengan jujur bagi saksi di pengadilan, sumpah cinta bagi yang yang kebelet cintanya tapi nggak ada yang mau, sampai sumpah serapah, […]

EKONOMI SMP ( rangkuman kelas 7 s/d 9 )

This gallery contains 1 photo.

BAB . KEHIDUPAN BEREKONOMI MANUSIA SEBAGAI MAHKLUK SOSIAL DAN EKONOMI Pengertian manusia sebagai makhluk sosial adalah manusia akan sulit menjalani kehidupan  tanpa adanya orang lain,sehingga manusia menghendaki adanya kehidupan bersama orang lain. Disamping  sebagai makhluk sosial manusia juga dikenal sebagai makhluk ekonomi, yaitu manusia ingin memenuhi semua kebutuhannya  dengan cara yang rasional   untuk mencapai kesejahteraannya. […]

KERAJAAN ISLAM DAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA

PERKEMBANGAN KERAJAAN DAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA I.        Pusat – Pusat Islam di Asia 1. Mekkah Merupakan salah satu kota penting di Jazirah Arab, di kota rtersebut berdiri Kabah, dan merupakan pusat perdagangan. 2. Madinah Sebelum peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Kota Madinah bernama Yastrib, terletak di lembah yang subur dan terdapat beberapa oasis. Kota […]

kamus istilah perbankkan smp kelas 9

ISTILAH DALAM PERBANKKAN

1. AGUNAN (COLLATERAL) adalah : Jaminan yang diserahkan nasabah debitur  kepada bank dalam rangka pemberian fasilitas kredit atau pembiayaan.
2. ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM ) Mesin dengan sistem komputer yang diaktifkan dengan menggunakan kartu magnetik bank yangberkode atau bersandi. Melalui mesin tersebutnasabah dapat menabung, mengambil uang tunai,mentransfer dana antar-rekening, dan transaksirutin lainnya.
3. Buyback, pembelian kembali obligasi (Surat Utang Negara) sebelum jatuh tempo.
4. DIVIDEN
Bagian laba atau pendapatan perusahan yang ditetapkan oleh direksi (dan disahkan oleh rapat pemegang saham) untuk dibagikan kepada pemegang saham. Pembayarannya diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku pada jenis saham yang ada
5. EFEK
Surat-surat berharga yaitu setiap surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, sekuritas kredit, tanda bukti utang, setiap rights, warrants, opsi atau setiap derivatif dari efek, atau setiap instrumen yang ditetapkan oleh Bapepam sebagai efek. Di samping itu terdapat efek terkecuali adalah surat berharga pasar uang, termasuk sertifikat BI, Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), surat berharga komersial, surat pengakuan utang dan
sertifikat deposito yang diterbitkan atau diterima oleh bank atau Lembaga Bukan Bank, polis asuransi, efek yang dijamin Pemerintah Indonesia, atau efek lain yang secara khusus dikecualikan oleh Menteri Keuangan
6. FLUKTUASI SAHAM
Harga saham yang berubah secara umum, ada pergerakan jangka pendek yang naik turun, serta kecenderungan-kecenderungan jangka panjang yang secara teratur meningkat. Harga-harga berubah oleh karena pasar untuk surat-surat berharga bursa efek adalah terbuka bagi semua orang. Jika terdapat lebih banyak pembeli daripada penjual, maka harga cenderung naik, karena para pembeli yang saling bersaing untuk mendapatkan apa yang ditawarkan, saling menawar dengan harga lebih tinggi. Jika terjadi lebih banyak penjual dari pada pembeli, harga cenderung turun.
7. FOREIGN EXCHANGE
(Devisa) Alat pembayaran luar negeri, atau yang dapat diuangkan dengan uang luar negeri.
8. GIRO WAJIB MINIMUM (GWM)
Simpanan minimum yang harus dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo giro pada Bank Indonesia yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu dari dana pihak ketiga Bank
9. GO PUBLIC (PENAWARAN UMUM SAHAM)
• Setiap usaha untuk menjual, menawarkan untuk melepaskan hak atas saham dengan pembayaran. Perusahaan dapat go public dengan menjual saham baru yang berasal dari modal dasar, maupun saham lama yang berasal dari modal yang disetor. Di Indonesia perusahaan yang menjual obligasi termasuk go public
• Suatu perusahaan yang baru pertama kali menawarkan saham-sahamnya kepada masyarakat pemodal
10. KLIRING (CLEARING)
Perhitungan warkat antar bank / para peserta secara terpusat di satu tempat dengan cara saling menyerahkan surat-surat berharga dan surat-surat dagang yang telah ditetapkan untuk dapat diperhitungkan. Hal ini untuk memperlancar serta mengatur lalu lintas pembayaran giral antar bank.
11. Obligasi Negara (ON), Surat Utang Negara (obligasi) dalam mata uang rupiah dengan kupon atau denganpembayaran bunga secara diskonto, berjangka waktu lebih dari 12 (dua belas) bulan, dan pada saat jatuh tempo dilunasi sebesar nilai nominalnya.
12. Surat Perbendaharaan Negara (SPN), Surat Utang Negara (obligasi) dalam mata uang rupiah tanpa kupon yang dijual secara diskonto, berjangka waktu sampai dengan 12 (dua belas) bulan, dan pada saat jatuh tempo dilunasi dengan nilai nominalnya.
13. Surat Utang Negara (SUN), surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.
14. Saham
Surat bukti pemilikan bagain modal perseroan terbatas yang memberikan berbagai hak menurut ketentuan anggaran dasar
15. Warkat Berharga
Warkat dengan nilai nominal tertentu yang berfungsi sebagai uang, seperti Sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Pasar Uang, giro, cek, dan sebagainya

Kebijakan moneter :
1. Open market operation / operasi pasar terbuka , merupakan instrumen kebijakan moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dalam sistem perbankan melalui penjualan atau pembelian surat-surat berharga.
2. Kebijakan diskonto, merupakan merupakan instrumen kebijakan moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dalam sistem perbankan melalui menaikan atau menurunkan tingkat suku bunga bank
3. Kebijakan cadangan wajib minimum, merupakan merupakan instrumen kebijakan moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dalam sistem perbankan melalui menaikan atau menurunkan persentase cadangan minimum yang harus dimiliki bank
4. Kebijakan kredit selektif, merupakan merupakan instrumen kebijakan moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dalam sistem perbankan melalui pelonggaran atau pengetatan pemberian kredit bagi masyarakat

Istilah lain.
1. Inflasi, persentase kenaikan harga umum barang dan jasa dalam suatu periode tertentu karena jumlah uang beredar terlalu banyak ( lawannya adalah : Deflasi )
2. Devaluasi : kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai uang dalam negeri terhadap nilai mata uang asing secara disengaja (lawannya adalah : Revaluasi )
3. Depresiasi : turunnya nilai mata uang dalam negeri terhadap nilai mata uang asing akibat mekanisme pasar atau terjadinya permintaan dan penawaran terhadap mata uang tersebut. ( lawannya adalah : Apresiasi )

Fungsi Bank
1. Menerima simpanan ( Operasi kredit Pasif ), meliputi :
a. Giro : Simpanan pada bank, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan mempergunakan cek, surat perintah pembayaran yang lainnya, atau dengan cara pemindah bukuan
b. Tabungan : Simpanan yang penarikannya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan/atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.
c. Deposito :
- deposito berjangka (TIME DEPOSIT ) Simpanan pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu yang diperjanjikan atau setelah pemberitahuan sebelumnya. Penarikan sebelum jatuh tempo dikenai denda.
- sertifikat deposito : sama seperti deposito berjangka tetapi dapat diperjual belikan
2. Menyalurkan kredit / pinjaman ( Operasi Kredit Aktif ), meliputi :
a. KREDIT (CREDIT) Penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.
b. Letter of credit, atau sering disingkat menjadi L/C, LC, atau LOC, adalah sebuah cara pembayaran internasional yang memungkinkan eksportir menerima pembayaran tanpa menunggu berita dari luar negeri setelah barang dan berkas dokumen dikirimkan keluar negeri (kepada pemesan).
c. Pinjaman Rekening koran (PRK) Adalah pinjaman revolving jangka waktu (satu tahun) yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak bank dengan mempergunakan cek, bilyet giro atau alat perintah pembayaran lainnya. Tujuan PRK adalah untuk membiayai modal kerja.
d. Pinjaman Aksep : Kredit modal kerja yang setiap saat dapat ditarik dan dikembalikan dengan pemberitahuan terlebih dahulu oleh debitur kepada Bank. Setiap penarikan dilakukan dengan menyerahkan surat aksep sesuai jumlah yang ditarik. Nasabah dapat menarik kredit ini berulang kali selama baki debet tidak melebihi plafond yang diberikan.
e. Kredit Pemilikan Rumah : Kredit yang diberikan kepada debitur yang ditujukan untuk pembelian atau renovasi rumah. Penarikan dapat dilakukan sekaligus (satu kali penarikan) atau bertahap dan pembayarannya diangsur bulanan dengan sistem angsuran (anuitas).
3. Jasa lain dari bank
- INKASO (COLLECTION) : Jasa Penagihan bank terhadap cek, wesel, dan surat utang lain kepada penerbit surat berharga dan menerima pembayaran dari bank pembayar (paying bank)
- TRANSFER/REMITTANCE Jasa mengirimkan uang dari pemilik rekening satu ke pemilik rekening yang lainnya atau pemilik rekening yang sama, dari kota satu ke kota lainnya atau ke kota yang sama, dalam mata uang Rupiah atau mata uang asing. untuk pelayanan nasabah melalui telepon disebut call center.
- KOTAK SIMPANAN (SAFE DEPOSIT BOX) Jasa penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat-surat berharga yang dirancang secara khusus dari bahan baja dan ditempatkan dalam ruang khasanah yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk menjaga keamanan barang yang disimpan dan memberikan ras aman bagi penggunanya.
- KARTU DEBIT (DEBIT CARD) Kartu bank yang dapat digunakan untuk membayar suatu transaksi/dan atau menarik sejumlah dana atas beban rekening pemegang kartu yang bersangkutan dengan menggunakan PIN (personal identification number)
- KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kartu yang diterbitkan oleh bank atau perusahaan pengelola kartu kredit yang memberikan hak kepada orang yang memenuhi persyaratan tertentu yang namanya tertera dalam kartu untuk menggunakannya sebagai alat pembayaran secara kredit atas perolehan barang atau jasa, atau untuk menarik uang tunai dalam batas kredit sebagaimana telah ditentukan oleh bank atai perusahaan pengelola kartu kredit.
- Mendiskonto : Jumlah yang dikurangkan dari pada nilai nominal surat wesel , surat promes atau surat dagang yang dipersamakan dengan itu , karena diperjual belikan sebelum hari tunainya

Geografi kelas 8 sem 1( Kondisi fisik Indonesia )

BAB I. KONDISI FISIK INDONESIA Posisi Indonesia terdiri atas letak astronomis, letak geografis dan letak geologis . 1. Letak Astronomis Letak astronomis suatu negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis khayal yang melingkari permukaan bumi secara horizontal, sedangkan garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara […]