28 oktober 2011, MANA SUMPAHMU …. PEMUDA

MANA SUMPAHMU, HAI… PEMUDA

Banyak sampah eh… sumpah kita dengar dalam kosa kata kehidupan sehari hari, seperti sumpah setia CPNS, sumpah jabatan bagi yang akan menjabat atau meneruskan jabatan di pusat–pusat kekuasaan, sumpah mengatakan dengan jujur bagi saksi di pengadilan, sumpah cinta bagi yang yang kebelet cintanya tapi nggak ada yang mau, sampai sumpah serapah, bahkan ada yang nekat mau bersedia di sumpah pocong untuk membuktikan kebenaran atau memaksakan kebenarannya sendiri.
Kegiatan sumpah diatas banyak yang merasa cuma kegiatan lesan saja atau bagi yang iri atau kurang kerjaan menganalisa sumpah tersebut di surat kabar kemudian mengadakan polling mana sumpah yang paling sering diucapkan tapi nggak pernah dilaksanakan sesuai sumpahnya, Sumpah….! itu benar – benar kurang kerjaan.
Bagi penulis, sumpah yang diperkirakan benar-benar menggetarkan seluruh sendi kehidupan perjalanan anak bangsa ini dan sumpah tersebut benar – benar dilaksanakan adalah sumpah yang dibacakan di Wisma Indonesia yang sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda Jalan Kramat Raya No. 106 Jakata pada tanggal 28 Oktober 1928, dimana Moh. Yamin, Soegondo Djojopuspito, Mr. Sartono, S. Mangunsarkoro, Ramelan, Th. Pangemanan dan tokoh – tokoh yang lain dengan ketulusan hati dan semangat untuk meraih kemerdekaan dan mendapatkan hak untuk menentukan nasib bangsanya sendiri dengan berani mengikrarkan sumpah pemuda.
Bagi yang sudah lupa… ini loh… sumpahnya :
1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia
2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
3. Kami putra dan putri Indonesia mengaku menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
Bahkan suasana pembacaan sumpah tersebut semakin meningkatkan rasa kesatuan dan persatuan dengan diperdengarkan lagu Indonesia Raya melalui gesekan biola yang dilakukan WR. Soepratman, bukan lagu metal, rock , pop, dangdut atau campursari kesukaan anak – anak jaman sekarang, yang penulis perkirakan tidak menambah semangat persatuan tapi menambah kemeriahan saja.
Peristiwa tersebut terjadi 83 tahun yang lalu dan menjadi salah satu tonggak sejarah bangsa ini dalam usahanya mencapai kemerdekaan dan merupakan kebanggaan bagi perjuangan para pemuda pada saat itu.
Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah mana kebanggaan perjuangan para pemuda sekarang dalam mengisi kemerdekaan? Apa perlu bersumpah dulu untuk menjadi pemuda yang bangga sebagai orang Indonesia, pemuda yang selalu menjaga martabat bangsa Indonesia,pemuda yang selalu berkarya untuk Indonesia, pemuda yang memiliki jiwa kemandirian atau pemuda yang banyak mengucapkan sumpah serapah dalam menghadapi kehidupan dengan minta pendidikan digratiskan, minta semua anak sekolah lulus ujian tanpa melihat kualitas lulusan, minta disediakan lapangan pekerjaan tanpa melihat kemampuan dirinya, minta gaji dinaikkan tanpa melihat kualitas kerjanya sampai- sampai minta dicarikan pacar karena nggak bisa cari sendiri atau sering ditolak pacarnya ( sebabnya : sekolah nggak lulus, ndak punya kerjaan tapi minta keuangan dijamin sampai hari tua )…SUMPAH….! benar-benar anak yang nggak tahu diri .!

Penulis adalah guru SMP negeri 8 Yogyakarta, pasti… kalian kenal

3 thoughts on “28 oktober 2011, MANA SUMPAHMU …. PEMUDA

  1. anonymous mengatakan:

    pak posting ttg komodo biar pada vote

  2. anonymous mengatakan:

    pak posting ttg komodo biar pada vote komodo,,

  3. Axellageraldinc mengatakan:

    WOKEH~ AYO PAK KE BANK DEKAT GRAMEDIA😀 HEHE~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s